Memilih kertas untuk percetakan sering kali terlihat sederhana. Namun, tahukah Anda bahwa jenis kertas yang digunakan dapat memengaruhi tampilan desain, ketajaman warna, kesan profesional, hingga biaya produksi?

Brosur dengan desain menarik bisa terlihat kurang maksimal jika dicetak menggunakan kertas yang terlalu tipis. Sebaliknya, kartu nama dengan desain sederhana dapat terlihat lebih elegan ketika menggunakan material yang tepat. Begitu pula dengan company profile, katalog produk, undangan, dan kemasan yang membutuhkan karakter kertas berbeda sesuai tujuan penggunaannya.

Karena itu, memilih kertas bukan sekadar menentukan warna putih atau ketebalan material. Anda juga perlu mempertimbangkan fungsi produk, teknik pencetakan, karakter desain, dan anggaran yang tersedia.

Melalui panduan ini, CGS Printing akan membantu Anda memahami cara memilih kertas yang tepat agar hasil cetak sesuai dengan kebutuhan dan memberikan kesan terbaik bagi penerimanya.

1. Kenali Jenis Kertas yang Umum Digunakan dalam Percetakan

Setiap jenis kertas memiliki karakteristik tersendiri. Berikut beberapa pilihan yang umum digunakan untuk berbagai kebutuhan printing.

Art Paper

Art paper memiliki permukaan relatif halus dan biasanya dilapisi sehingga mampu menghasilkan gambar serta warna yang tajam.

Kertas ini sering digunakan untuk:

  1. Brosur dan flyer promosi.
  2. Leaflet produk.
  3. Halaman majalah.
  4. Katalog produk.
  5. Materi pemasaran perusahaan.

Art paper tersedia dalam berbagai gramatur. Pilihan yang lebih tipis dapat digunakan untuk materi promosi tertentu, sedangkan gramatur lebih tinggi memberikan kesan lebih kokoh.

Art Carton

Art carton memiliki karakteristik permukaan serupa art paper, tetapi umumnya lebih tebal dan kaku.

Jenis kertas ini cocok untuk:

  1. Kartu nama.
  2. Cover katalog.
  3. Hang tag produk.
  4. Kartu ucapan.
  5. Kemasan atau sleeve produk tertentu.

Jika Anda ingin menghasilkan produk dengan tampilan lebih solid dan profesional, art carton dapat menjadi salah satu pilihan.

HVS

Kertas HVS merupakan pilihan yang umum digunakan untuk kebutuhan dokumen sehari-hari.

Penggunaannya meliputi:

  1. Dokumen administrasi.
  2. Formulir.
  3. Laporan perusahaan.
  4. Isi buku atau modul.
  5. Materi pelatihan dan fotokopi.

HVS umumnya memiliki permukaan yang tidak mengilap sehingga nyaman digunakan untuk dokumen yang banyak berisi teks.

Ivory

Kertas ivory memiliki satu sisi yang lebih halus dan dilapisi, sedangkan sisi lainnya memiliki karakter permukaan berbeda. Karakteristik tepatnya bergantung pada produk dan produsennya.

Ivory sering dipertimbangkan untuk:

  1. Kemasan produk.
  2. Paper bag tertentu.
  3. Dus kosmetik.
  4. Kemasan makanan yang sesuai spesifikasinya.
  5. Produk cetak yang membutuhkan material relatif kokoh.

Untuk kemasan makanan, pastikan material, lapisan, tinta, dan perekat yang digunakan sesuai dengan persyaratan keamanan kontak pangan apabila bersentuhan langsung dengan makanan.

Duplex

Kertas duplex memiliki dua sisi dengan tampilan berbeda, biasanya satu sisi putih dan sisi lainnya abu-abu.

Jenis ini banyak digunakan untuk:

  1. Dus produk.
  2. Kemasan barang.
  3. Kotak makanan dengan spesifikasi yang sesuai.
  4. Kemasan produk ritel tertentu.

Duplex dapat menjadi alternatif untuk kebutuhan kemasan yang memerlukan struktur cukup kokoh dengan mempertimbangkan anggaran produksi.

Linen dan Kertas Bertekstur

Kertas linen memiliki tekstur khas yang dapat memberikan kesan elegan dan eksklusif.

Kertas bertekstur dapat dipertimbangkan untuk:

  1. Kartu nama premium.
  2. Undangan.
  3. Sertifikat.
  4. Kartu ucapan.
  5. Alat tulis perusahaan.

Namun, tekstur permukaan dapat memengaruhi tampilan gambar dan keterbacaan elemen desain tertentu. Sebaiknya pilih material berdasarkan contoh fisik sebelum mencetak dalam jumlah besar.

2. Pahami Gramatur Kertas: Apa Bedanya 80 GSM, 150 GSM, dan 260 GSM?

Salah satu istilah yang sering ditemukan dalam percetakan adalah GSM, singkatan dari grams per square metre, yaitu ukuran berat kertas per meter persegi.

Semakin tinggi GSM, umumnya semakin berat kertas per satuan luas. Akan tetapi, GSM tidak selalu menentukan tingkat kekakuan secara langsung karena jenis serat, lapisan, dan struktur material juga berpengaruh.

Berikut gambaran penggunaannya.

GramaturContoh penggunaan70–100 GSMDokumen, formulir, dan isi buku tertentu120–150 GSMBrosur ringan, flyer, dan materi promosi170–210 GSMBrosur premium, halaman katalog, dan materi promosi yang lebih kokoh230–310 GSMKartu nama, cover, kartu ucapan, dan produk cetak tertentu

Rentang di atas merupakan panduan umum, bukan standar mutlak untuk setiap jenis kertas. Art paper 150 GSM, misalnya, dapat terasa berbeda dari HVS dengan gramatur yang sama.

Tips: jangan hanya memilih kertas berdasarkan angka GSM. Pertimbangkan juga jenis kertas, ketebalan aktual, kekakuan, dan hasil akhir yang ingin dicapai.

3. Sesuaikan Kertas dengan Produk yang Akan Dicetak

Kertas yang tepat untuk brosur belum tentu cocok untuk kartu nama. Setiap produk memiliki kebutuhan yang berbeda.

Untuk Brosur dan Flyer

Brosur bertujuan menyampaikan informasi dan menarik perhatian calon pelanggan.

Art paper atau jenis kertas coated lainnya dapat dipertimbangkan jika desain mengandalkan foto, warna yang kuat, dan tampilan promosi yang menarik.

Untuk distribusi massal, kertas yang lebih ringan dapat membantu menekan biaya. Sementara itu, untuk presentasi produk premium, material yang lebih tebal dapat memberikan kesan lebih eksklusif.

Untuk Kartu Nama

Kartu nama merupakan bagian dari identitas profesional seseorang atau perusahaan.

Art carton dengan gramatur yang sesuai dapat memberikan struktur yang kokoh. Pilihan kertas bertekstur juga dapat digunakan jika ingin menghadirkan karakter yang berbeda.

Finishing seperti laminasi doff, laminasi glossy, atau efek khusus dapat dipertimbangkan sesuai desain dan anggaran.

Untuk Company Profile dan Katalog

Company profile berfungsi memperkenalkan perusahaan kepada calon pelanggan, mitra, maupun investor. Karena itu, pemilihan material perlu memperhatikan kenyamanan membaca sekaligus kualitas presentasi.

Kertas coated dapat digunakan untuk halaman yang menampilkan banyak foto dan visual produk. Sementara itu, kertas uncoated dapat dipertimbangkan untuk bagian yang lebih banyak berisi teks atau membutuhkan karakter permukaan yang tidak mengilap.

Sampul dapat menggunakan material yang lebih tebal dibandingkan halaman isi agar dokumen terlihat lebih rapi dan tahan digunakan.

Untuk Kemasan Produk

Pemilihan kertas kemasan perlu mempertimbangkan bentuk produk, berat isi, metode pelipatan, proses pengeleman, dan kebutuhan perlindungan selama distribusi.

Art carton, ivory, atau duplex dapat menjadi pilihan untuk aplikasi tertentu. Namun, tidak semua material cocok untuk setiap produk.

Jika kemasan digunakan untuk makanan, kosmetik, atau produk yang memerlukan persyaratan khusus, pastikan material dan lapisannya memenuhi kebutuhan penggunaan tersebut.

Untuk Undangan

Undangan dapat menggunakan art carton, kertas linen, atau material khusus lainnya sesuai konsep acara.

Kertas dengan permukaan halus dapat menonjolkan warna dan detail grafis, sedangkan kertas bertekstur dapat memberikan kesan klasik dan elegan.

Pertimbangkan juga teknik finishing, seperti emboss, foil, atau laminasi, serta pastikan desain dan materialnya kompatibel dengan proses tersebut.

4. Pilih Permukaan Kertas: Glossy atau Doff?

Selain jenis dan gramatur, karakter permukaan kertas turut menentukan tampilan hasil cetak.

Glossy memiliki permukaan mengilap yang dapat membuat foto dan warna terlihat menonjol. Jenis ini sering dipilih untuk materi promosi yang mengutamakan visual.

Doff atau matte memiliki tampilan lebih lembut dengan pantulan cahaya yang lebih rendah. Karakter ini cocok untuk desain yang ingin terlihat elegan dan tidak terlalu mengilap.

Uncoated merupakan istilah untuk kertas tanpa lapisan coating permukaan seperti pada kertas coated. Jenis ini sering dipilih untuk dokumen, alat tulis, atau desain yang mengutamakan karakter alami kertas.

Perlu diketahui bahwa hasil akhir juga dipengaruhi oleh tinta, profil warna, teknik cetak, dan pencahayaan. Sebaiknya periksa sampel fisik jika tampilan akhir menjadi pertimbangan utama.

5. Pertimbangkan Teknik Printing yang Digunakan

Tidak semua kertas cocok untuk setiap mesin percetakan.

Pada digital printing, Anda perlu memperhatikan batas ketebalan media, ukuran kertas, karakter permukaan, dan rekomendasi produsen mesin.

Pada offset printing, jenis kertas, daya serap tinta, kestabilan dimensi, dan karakter permukaan dapat memengaruhi proses produksi serta hasil akhirnya.

Untuk produk dengan laminasi atau finishing khusus, kompatibilitas material juga perlu diperhatikan agar hasil produksi tidak mudah mengelupas, retak saat dilipat, atau mengalami masalah lainnya.

Karena itu, sebaiknya diskusikan spesifikasi kertas dengan penyedia jasa percetakan sebelum menentukan pilihan akhir.

6. Sesuaikan Pilihan Kertas dengan Anggaran

Kertas yang lebih mahal tidak selalu menjadi pilihan terbaik untuk semua kebutuhan. Sebaliknya, memilih kertas termurah juga belum tentu menghasilkan nilai terbaik.

Pertimbangkan tiga hal berikut.

Tujuan penggunaan. Materi promosi untuk distribusi massal memiliki kebutuhan berbeda dari company profile yang diserahkan kepada calon mitra bisnis.

Jumlah produksi. Volume pesanan dapat memengaruhi pilihan teknik cetak, efisiensi penggunaan material, dan biaya per unit.

Nilai yang ingin ditampilkan. Produk yang mewakili identitas merek premium mungkin memerlukan material dan finishing yang berbeda dari produk cetak sehari-hari.

Mintalah perbandingan beberapa opsi material beserta estimasi biayanya. Dengan begitu, Anda dapat menentukan keseimbangan antara kualitas, fungsi, dan anggaran.

7. Jangan Lewatkan Tahap Proofing Sebelum Cetak Massal

Sebelum mencetak dalam jumlah besar, lakukan pemeriksaan desain dan spesifikasi produksi.

Pastikan ukuran sudah benar, teks terbaca jelas, gambar memiliki resolusi memadai, serta elemen desain berada dalam area aman. Perhatikan juga bleed atau area lebih pada desain yang diperlukan untuk proses pemotongan.

Jika memungkinkan, mintalah proof atau sampel cetak untuk memeriksa warna, karakter kertas, ukuran, dan finishing.

Langkah ini sangat berguna untuk produk seperti katalog, kemasan, undangan, dan materi promosi yang membutuhkan konsistensi tampilan.

Pemeriksaan sebelum produksi dapat membantu mengurangi risiko kesalahan yang berujung pada pemborosan waktu dan biaya.

Pilih Kertas yang Tepat Bersama CGS Printing

Menentukan jenis kertas yang sesuai merupakan bagian penting dalam menghasilkan produk cetak yang berkualitas. Jenis material, gramatur, permukaan, teknik printing, dan finishing perlu dipertimbangkan secara menyeluruh agar hasilnya sesuai dengan tujuan penggunaan.

CGS Printing menyediakan layanan percetakan untuk berbagai kebutuhan bisnis dan promosi, mulai dari cetak digital, cetak offset, kemasan dan label, large format printing, merchandise, hingga desain grafis.

Jika Anda masih ragu menentukan material yang tepat, konsultasikan kebutuhan produk, jumlah cetak, dan anggaran Anda sebelum memulai produksi.

Tim CGS Printing dapat membantu mendiskusikan spesifikasi yang sesuai dengan kebutuhan proyek Anda.

CGS Printing — Solusi Percetakan untuk Kebutuhan Bisnis dan Promosi Anda.

Hubungi CGS Printing untuk mendiskusikan kebutuhan cetak Anda dan menemukan pilihan material yang sesuai.